Efek Hall yaitu suatu peristiwa berbeloknya aliran listrik (elektron) dalam pelat konduktor karena adanya pengaruh medan magnet.
Ketika ada arus listrik yang mengalir pada divais efek Hall yang ditempatkan dalam medan magnet yang arahnya tegak lurus arus listrik, pergerakan pembawa muatan akan berbelok ke salah satu sisi dan menghasilkan medan listrik. Medan listrik terus membesar hingga gaya Lorentz yang bekerja pada partikel menjadi nol. Perbedaan potensial antara kedua sisi divais tersebut disebut potensial Hall.
Ketika ada arus listrik yang mengalir pada divais efek Hall yang ditempatkan dalam medan magnet yang arahnya tegak lurus arus listrik, pergerakan pembawa muatan akan berbelok ke salah satu sisi dan menghasilkan medan listrik. Medan listrik terus membesar hingga gaya Lorentz yang bekerja pada partikel menjadi nol. Perbedaan potensial antara kedua sisi divais tersebut disebut potensial Hall.
Potensial Hall ini sebanding dengan medan magnet dan arus listrik yang melalui divais. Berarti dalam menentukan besar potensial Hall sangatlah tergantung pada besarnya medan magnet yang mengalir dalam rapat arus I yang dilewatkan dalam bahan kondukor.
Potensial Hall dapat ditentukan dengan cara :
UH = BI/ned= RH BI/d ..............................(1)
RH = 1/ne .............................................(2)
Dimana,
UH: Tegangan Hall (Volt)
B : Medan magnet (Tesla)
I : Arus yang mengalir (Amper)
d : Ketebalan bahan konduktor (meter)
n : Rapat muatan
e : muatan elektron (1.602 x 10-19 C)
Konstanta hall pada setiap bahan akan berbeda termasuk pada perak dan wolfram, konstanta hallnya akan berbeda. Dan adapun yang menyebabkan harga konstanta Hall perak dan wolfram berbeda adalah karena jenis pembawa muatan yang berbeda, jika perak jenis pembawa muatannya adalah positive (hole) sedangkan wolfram jenis pembawa muatan negative (elektron).
Potensial Hall dapat ditentukan dengan cara :
UH = BI/ned= RH BI/d ..............................(1)
RH = 1/ne .............................................(2)
Dimana,
UH: Tegangan Hall (Volt)
B : Medan magnet (Tesla)
I : Arus yang mengalir (Amper)
d : Ketebalan bahan konduktor (meter)
n : Rapat muatan
e : muatan elektron (1.602 x 10-19 C)
Konstanta hall pada setiap bahan akan berbeda termasuk pada perak dan wolfram, konstanta hallnya akan berbeda. Dan adapun yang menyebabkan harga konstanta Hall perak dan wolfram berbeda adalah karena jenis pembawa muatan yang berbeda, jika perak jenis pembawa muatannya adalah positive (hole) sedangkan wolfram jenis pembawa muatan negative (elektron).
Dicopi dari :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar