BAB
I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG MASALAH
Dalam kehidupan sehari-hari secara tidak sadar kita mendapati
kegiatan yang berhubungan dengan gaya. Pada saat kita membuka atau menutup
pintu kita telah melakukan gaya yang berupa dorongan dan tarikan. Selain itu, pada
saat kamu bermain kelereng kamu tentu dapat menggerakkan kelereng dengan
menggunakan salah satu jari tanganmu.
Sesuatu
yang menyebabkan benda bergerak disebut gaya. Gaya yang dikerjakan pada suatu benda
akan mempengaruhi benda tersebut. Gaya terhadap suatu benda dapat mengakibatkan
benda bergerak, berubah bentuk, dan berubah arah. Berdasarkan sumbernya, gaya
dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu gaya magnet, gaya gravitasi, dan gaya
gesekan.
1.
Tarikan atau dorongan yang
disebabkan oleh magnet disebut gaya magnet.
2.
Gaya gravitasi merupakan
gaya tarik bumi yang menyebabkan benda yang ada di bumi tertarik ke bawah.
3.
Gaya gesekan merupakan
gaya yang ditimbulkan karena dua permukaan yang saling bersentuhan.
B.
TUJUAN PERMASALAHAN
1.
Siswa mampu memahami pengertian gaya
gesek dengan cara mendemonstrasikannya
2.
Siswa mengetahui faktor yang
mempengaruhi terjadinya gaya gesek
C.
RUMUSAN MASALAH
1.
Apa yang mempengaruhi terjadinya gaya
gesek?
BAB
II
PEMBAHASAN
Kita sering melihat orang yang sedang memindahkan
lemari dengan menempatkan kardus di bawah kaki-kaki lemari. Setelah itu lemari
dipindahkan dengan cara didorong. Dengan cara yang sangan sederhana ini, lemari
dapat dipindahkan dengan mudah. Apakah manfaat lembaran kardus yang diletakkan
di bawah kaki-kaki lemari? Apa yang terjadi apabila kardus tidak ada? Kita akan
menjelaskan hal ini dengan percobaan yang menggunakan pemisalan sebuah buku
tebal dan beberapa pensil. Berikut langkah kerja percobaan:
1.
Susunlah beberapa pensil dalam posisi
sejajar satu sama lain di atas meja
2.
Letakkan buku tebal di atas susunan
pensilpensil itu.
3.
Selanjutnya, doronglah buku itu dengan
ujung Telunjuk.
Yang terjadi saat buku tebal tersebut didorong, buku
dapat terdorong dengan mudah. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya: Benda
yang bergerak pada umumnya mengalami gaya gesekan. Buku yang didorong pada
permukaan meja juga mengalami gaya gesekan dengan permukaan meja. Gaya gesekan
ini dipengaruhi oleh luas permukaan bidang yang bersentuhan. Semakin luas
permukaan bidang yang bersentuhan, gaya gesekannya semakin besar sehingga benda
sukar bergerak. Di samping itu, tingkat kekasaran kedua benda yang bersentuhan
juga memengaruhi gaya gesekan. Jika kedua permukaan bidang yang bersentuhan
licin, gaya gesekannya kecil sehingga mudah bergerak. Pada percobaan tadi, buku
diletakkan di atas susunan pensil yang dipasang sejajar satu sama lain bidang
sentuh antara buku dan permukaan meja menjadi sangat kecil sehingga buku mudah
digerakkan. Di samping itu, benda yang bergerak berputar memiliki gaya gesekan
yang lebih kecil daripada benda yang bergerak meluncur atau tanpa berputar.
Dengan adanya pensil yang berputar, gesekan dengan permukaan meja menjadi lebih
kecil. Akibatnya, buku mudah bergerak. Nah, cara memindahkan lemari dengan
bantuan kardus yang diletakkan di bawah kaki-kaki lemari juga dapat dijelaskan
berdasarkan pengertian gaya gesekan. Kardus menyebabkan bagian bawah lemari
menjadi licin sehingga gaya gesekannya kecil. Akibatnya, lemari mudah
dipindahkan. Jika kardus tidak ada, lemari sukar didorong karena gesekannya
besar.
BAB
III
PENUTUP
KESIMPULAN
Gaya gesek merupakan merupakan
gaya yang ditimbulkan karena dua permukaan yang saling bersentuhan. Gaya
gesekan ini dipengaruhi oleh luas permukaan bidang yang bersentuhan. Semakin
luas permukaan bidang yang bersentuhan, gaya gesekannya semakin besar sehingga
benda sukar bergerak. Di samping itu, tingkat kekasaran kedua benda yang
bersentuhan juga memengaruhi gaya gesekan. Jika kedua permukaan bidang yang
bersentuhan licin, gaya gesekannya kecil sehingga mudah bergerak.
Pada percobaan buku dan pensil-pensil tersebut, buku
yang diletakkan diatas beberapa pensil yang dipasang sejajar lalu digerakkan
dengan telunjuk lebih mudah bergerak. Adanya pensil yang berputar, gesekan
dengan permukaan meja menjadi lebih kecil. Akibatnya, buku mudah bergerak. Yang
terjadi pada lemari yang diberi kardus pada bagian kaki-kakinya juga begitu. Kardus
menyebabkan bagian bawah lemari menjadi licin sehingga gaya gesekannya kecil.
DAFTAR
PUSTAKA
Rositawaty, S., Aris Muharram. 2008. Senang Belajar
Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas V Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah.
Jakarta:Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Sulistyanto,
Heri, Edi Wiyono. 2008. Ilmu pengetahuan alam 5:
untuk sd dan kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
diunduh
pada 22 April 2012 pukul 20.08 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar