Sabtu, 26 Mei 2012

DESAIN PEMBELAJARAN IPA UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR (SD)


BAB I
PENDAHULUAN

A.           LATAR BELAKANG MASALAH
Dalam kehidupan sehari-hari secara tidak sadar kita mendapati kegiatan yang berhubungan dengan gaya. Pada saat kita membuka atau menutup pintu kita telah melakukan gaya yang berupa dorongan dan tarikan. Selain itu, pada saat kamu bermain kelereng kamu tentu dapat menggerakkan kelereng dengan menggunakan salah satu jari tanganmu.
Sesuatu yang menyebabkan benda bergerak disebut gaya. Gaya yang dikerjakan pada suatu benda akan mempengaruhi benda tersebut. Gaya terhadap suatu benda dapat mengakibatkan benda bergerak, berubah bentuk, dan berubah arah. Berdasarkan sumbernya, gaya dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu gaya magnet, gaya gravitasi, dan gaya gesekan.
1.             Tarikan atau dorongan yang disebabkan oleh magnet disebut gaya magnet.
2.             Gaya gravitasi merupakan gaya tarik bumi yang menyebabkan benda yang ada di bumi tertarik ke bawah.
3.             Gaya gesekan merupakan gaya yang ditimbulkan karena dua permukaan yang saling bersentuhan.

B.            TUJUAN PERMASALAHAN
1.             Siswa mampu memahami pengertian gaya gesek dengan cara mendemonstrasikannya
2.             Siswa mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya gaya gesek

C.            RUMUSAN MASALAH
1.             Apa yang mempengaruhi terjadinya gaya gesek?
BAB II
PEMBAHASAN

Kita sering melihat orang yang sedang memindahkan lemari dengan menempatkan kardus di bawah kaki-kaki lemari. Setelah itu lemari dipindahkan dengan cara didorong. Dengan cara yang sangan sederhana ini, lemari dapat dipindahkan dengan mudah. Apakah manfaat lembaran kardus yang diletakkan di bawah kaki-kaki lemari? Apa yang terjadi apabila kardus tidak ada? Kita akan menjelaskan hal ini dengan percobaan yang menggunakan pemisalan sebuah buku tebal dan beberapa pensil. Berikut langkah kerja percobaan:
1.             Susunlah beberapa pensil dalam posisi sejajar satu sama lain di atas meja
2.             Letakkan buku tebal di atas susunan pensilpensil itu.
3.             Selanjutnya, doronglah buku itu dengan ujung Telunjuk.
Yang terjadi saat buku tebal tersebut didorong, buku dapat terdorong dengan mudah. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya: Benda yang bergerak pada umumnya mengalami gaya gesekan. Buku yang didorong pada permukaan meja juga mengalami gaya gesekan dengan permukaan meja. Gaya gesekan ini dipengaruhi oleh luas permukaan bidang yang bersentuhan. Semakin luas permukaan bidang yang bersentuhan, gaya gesekannya semakin besar sehingga benda sukar bergerak. Di samping itu, tingkat kekasaran kedua benda yang bersentuhan juga memengaruhi gaya gesekan. Jika kedua permukaan bidang yang bersentuhan licin, gaya gesekannya kecil sehingga mudah bergerak. Pada percobaan tadi, buku diletakkan di atas susunan pensil yang dipasang sejajar satu sama lain bidang sentuh antara buku dan permukaan meja menjadi sangat kecil sehingga buku mudah digerakkan. Di samping itu, benda yang bergerak berputar memiliki gaya gesekan yang lebih kecil daripada benda yang bergerak meluncur atau tanpa berputar. Dengan adanya pensil yang berputar, gesekan dengan permukaan meja menjadi lebih kecil. Akibatnya, buku mudah bergerak. Nah, cara memindahkan lemari dengan bantuan kardus yang diletakkan di bawah kaki-kaki lemari juga dapat dijelaskan berdasarkan pengertian gaya gesekan. Kardus menyebabkan bagian bawah lemari menjadi licin sehingga gaya gesekannya kecil. Akibatnya, lemari mudah dipindahkan. Jika kardus tidak ada, lemari sukar didorong karena gesekannya besar.



BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Gaya gesek merupakan merupakan gaya yang ditimbulkan karena dua permukaan yang saling bersentuhan. Gaya gesekan ini dipengaruhi oleh luas permukaan bidang yang bersentuhan. Semakin luas permukaan bidang yang bersentuhan, gaya gesekannya semakin besar sehingga benda sukar bergerak. Di samping itu, tingkat kekasaran kedua benda yang bersentuhan juga memengaruhi gaya gesekan. Jika kedua permukaan bidang yang bersentuhan licin, gaya gesekannya kecil sehingga mudah bergerak.
Pada percobaan buku dan pensil-pensil tersebut, buku yang diletakkan diatas beberapa pensil yang dipasang sejajar lalu digerakkan dengan telunjuk lebih mudah bergerak. Adanya pensil yang berputar, gesekan dengan permukaan meja menjadi lebih kecil. Akibatnya, buku mudah bergerak. Yang terjadi pada lemari yang diberi kardus pada bagian kaki-kakinya juga begitu. Kardus menyebabkan bagian bawah lemari menjadi licin sehingga gaya gesekannya kecil.



DAFTAR PUSTAKA

Rositawaty, S., Aris Muharram. 2008. Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas V Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta:Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Sulistyanto, Heri, Edi Wiyono. 2008. Ilmu pengetahuan alam 5: untuk sd dan kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
diunduh pada 22 April 2012 pukul 20.08 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar