KISAH
DEWI HUJAN
Di negeri Khayangan,
tinggallah seorang dewi yang sangat cantik jelita bernama dewi Hujan. Sesuai
dengan namanya, dewi Hujan menurunkan hujan di bumi, tempat manusia berpijak
dan tinggal.
Dewi Hujan sangat menyayangi umat manusia karena mereka begitu patuh
pada dewa dewi di Khayangan. Manusia menanam tumbuhan, pohon-pohon, sayuran di
bumi dengan sangat rapi, tanah bumi menjadi sangat hijau, dan sedap di pandang
mata. Karena kepatuhan manusia bumi, dewi Hujan menanam bibit hujan dengan perasaan bahagia. Bibit-bibit itu dewi Hujan
sebar di beberapa awan. Dengan membenturkan awan secara perlahan, lama kelamaan
bibit-bibit hujan itu tumbuh dan jatuh ke bumi. Hujan yang turun ke bumi pun
terasa sejuk dan segar sehingga manusia sangat bersyukur dengan turunnya hujan.
Suatu hari, dewi
hujan bermaksud turun ke bumi. Dewi Hujan
ingin melihat bagaimana para manusia memperlakukan alam sekitarnya. Turunlah
dewi Hujan ke bumi dengan menjelma menjadi sesosok wanita tua. Dewi Hujan turun
di sebuah desa kecil yang dekat dengan hutan. Dia berjalan-jalan melihat desa
tersebut. Dengan senyum tersungging, dewi Hujan tersanjung dengan perlakuan
manusia desa tersebut karena menanam tumbuhan yang hijau dan memperlakukan alam
sekitar mereka dengan baik. Dalam hati, dewi Hujan ingin menurunkan hujan yang
menyejukkan pada manusia desa tersebut. Dewi melanjutkan perjalanannya
menyusuri hutan dekat desa tersebut. Tiba-tiba terdengan gemuruh yang sangat
keras. Dewi Hujan bergegas menuju sumber suara gemuruh tersebut. Dewi Hujan
sangat terkejut. Banyak pohon yang ditebang dan tanah yang tandus di dalam
hutan tersebut. Dewi Hujan mengitari hutan tersebut. Dia melihat beberapa
manusia dengan tubuh besar dan bermuka garang tengah menebangi pohon-pohon di
hutan itu. Terdengar percakapan mereka yang menyebutkan bahwa pohon-pohon yang
ditebang itu akan dikirim ke desa seberang. Dengan tertawa terbahak-bahak
mereka terlihat senang karena akan mendapatkan banyak uang hasil menebang
mereka. Dewi Hujan sangat sedih dan marah. Dia merubah wujudnya kembali seperti
semula dan terbang menuju Khayangan.
Dari atas Khayangan
dewi Hujan menatap hutan yang di tebang tadi. Sangat menyedihkan. Hutan itu
hampir gundul dan tanah-tanahnya hitam bekas terbakar. Dewi Hujan sangat marah.
Dia menyebar bibit-bibit hujan sangat banyak dan dengan kasar. Awan-awan pun
dibenturkan sangat keras oleh dewi Hujan. Karena benturan yang sangat keras dan
banyaknya bibit hujan yang disebar, turunlah hujan yang sangat lebat.
Manusia-manusia di hutan itu lari terbirit-birit dengan perasaan takut.
Tiba-tiba dari sungai muncul air bah yang sangat besar. Menghanyutkan
pohon-pohon hasil tebangan manusia-manusia tadi dan menyeret rumah-rumah yang
ada di desa. Kemarahan dewi Hujan menyebabkan hujan dan banjir bandang di bumi.
Banyak rumah yang hanyut terbawa banjir. Para manusia berlari menuju bukit yang
lebih tinggi dari rumah mereka untuk menyelamatkan diri dari banjir. Para
manusia penebang pohon tadi pun juga berlari ke bukit.
Akhirnya mereka sadar,
bahwa banjir terjadi akibat ulah mereka. Pohon di hutan yang mereka tebang
menyebabkan tanah di hutan tidak mampu menyerap air hujan, sehingga sungai
tidak mampu menampung banyak air dan terjadilah banjir. Mereka pun berjanji,
tidak akan mengulangi perbuatan mereka dan akan melakukan penanaman pohon di
hutan. Kemarahan dewi Hujan mereda setelah mendengar janji manusia penebang
pohon hutan itu. Perlahan hujan deras yang turun mulai berkurang tinggal hujan
rintik-rintik.
Siapa
yang bakal menyangka dengan cerita karangan saya ini. cerita di atas
adalah tugas yang saya terima dari dosen Sejarah Fisika (semester 6)
untuk membuat sebuah dongeng yang berkaitan dengan kejadian alam untuk
anak SD biar paham kejadian alam melalui dongeng #intinya gitu.
Subhanallah.. Alhamdulillah... bener-bener kayak mimpi.. banyak tugas
selain tugas ini saja, dan saya sangat berterima kasih kepada Tuhan Maha
Esa, Allah SWT yang memberikan saya otak mengarang yang lumayan pintar
untuk "ngarang" akhirnya karangan di atas jadi meski ntah bisa di nalar
atau tidak yang penting menarik dibaca anak SD... :D
Terima
kasih yang sangat besar saya tujukan kepada Dosen Sejarah Fisika saya
karna telah memberikan nilai A pada mata kuliah tersebut, meski semua
yang ikut dapat A juga, tapi bagi saya, itu adalah penghargaan terbesar
buat saya dari mata kuliah tersebut, saya sangat berharap bapak dosen
mengetahui kemampuan saya dalam mengajarkan Fisika... wow... masih
bener-bener surprised banget.. gak nyangka banget. bener-bener beruntung
banget. :D saya bener-bener mulai jatuh cinta pada Fisika... hati saya
mulai bertaut dengan Fisika meski saya berbakat di akting pula (ngawur)
tapi saya suka fisika... bahkan saat tau ada ilmuwan fisika Indonesia
yang ikut juga nemuin "Partikel Tuhan" saya jadi ikut penasaran. pengen
mulai belajar rajin. karna aku pingin merubah Dunia!!!
#postingan ini bener-bener isinya ga nyambung, intinya saya sedang bahagia :D thanks
Tidak ada komentar:
Posting Komentar